Penerapan Fisika Molekuler dalam Bidang pangan
Penerapan fisika molekuler dalam bidang pangan yaitu
melalui rekayasa genetika. Rekayasa genetika adalah teknik bioteknologi yang
menggunakan proses transgenik atau pemindahan gen dari satu makhluk hidup ke
maklhuk hidup lainnya. Rekayasa genetika ini bertujuan untuk meningkatkan
kualitas makhluk hidup agar lebih unggul dan memberi keuntungan untuk kehidupan
terutama manusia. Penerapan rekayasa genetika salahsatunya yaitu pada pangan.
Pangan adalah segala hal yang berasal dari hewan dan tumbuhan, baik yang tidak
diolah maupun yang diolah yang bertujuan sebagai makanan atau minuman manusia. Hal yang perlu
diperhatikan dalam bidang pangan meliputi bahan baku pangan, tambahan pangan
dan cara pengolahan sehingga dapat menghasilkan pangan yang bergizi,yang kaya karbohidrat,
lemak, protein, vitamin dan mineral.
Seiring dengan perkembangan zaman, manusia melakukan
berbagai modifikasi produk makanan. Bahkan sejak zaman dahulu, manusia berusaha menyeleksi, bercocok tanam agar dapat
dihasilkan sumber makanan yang dapat dikonsumsi untuk pemenuhan asupan makanan.
Semakin berkembangnya kemampuan manusia maka terciptalah berbagai olahan
makanan salahsatunya fermentasi. Untuk dapat menunjang kelangsungan hidupnya, manusia
berusaha membuat olahan dari kedelai, singkong, dan lain-lain sehingga menjadi
prosuk makanan siap konsumsi seperti : tempe, tapai, kecap, dan roti . pada
proses tersebut menerapkan prinsip- prinsip bioteknologi untuk modifikasi
produk makanan.
Komentar
Posting Komentar