Langsung ke konten utama

Spektrum Elektromagnetik

 

Spektrum Elektromagnetik

 Spektrum Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik yang dirumuskan oleh Maxwell ternyata terbentang dalam rentang frekuensi yang luas. Sebagai sebuah gejala gelombang, gelombang elektromagnetik dapat diidentifikasi berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik sebagaimana gelombang radio atau sinar-x. Masing-masing memiliki penggunaan yang berbeda meskipun mereka secara fisika menggambarkan gejala yang serupa, yaitu gejala gelombang, lebih khusus lagi gelombang elektromagnetik. Mereka dibedakan berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya. Gambar berikut ini menunjukkan spektrum gelombang elektromagnetik. Gelombang Radio Tentu kamu sering menonton TV, mendengarkan radio, atau menggunakan ponsel untuk berkomunikasi, bukan? Nah, semua peralatan elektronik itu menggunakan gelombang radio sebagai perambatan sinyalnya. Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki frekuensi paling kecil atau panjang gelombang paling panjang. Gelombang radio berada dalam rentang frekuensi yang luas meliputi beberapa Hz sampai gigahertz (GHz atau orde).

Berikut urutan spektrum berdasarkan panjang gelombangnya :

1.      Gelombang radio

Gelombang radio merupakan spektrum gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang terbesar dan frekuensi terkecil yang dihasilkan oleh elektron pada kawat penghantar. Elektron tersebut nantinya akan menghasilkan arus bolak-balik pada kawat. Gelombang radio dipancarkan melalui transmitter (antena pemancar) dan diterima oleh receiver (antena penerima).

2.      Gelombang mikro

Gelombang mikro merupakan spektrum gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi terkecil kedua setelah gelombang radio. Frekuensinya mencapai 1010 Hz dengan panjang gelombang 3 mm.

3.      Sinar inframerah

Sinar inframerah memiliki frekuensi lebih besar daripada gelombang mikro. Frekuensi sinar inframerah berada di rentang 1011 Hz – 1014 Hz. Artinya, panjang gelombang sinar inframerah lebih kecil daripada gelombang radio dan gelombang mikro.

4.      Cahaya tampak

Warna-warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu merupakan bentuk spektrum cahaya tampak. Cahaya tampak memiliki frekuensi sekitar 1015 Hz dengan panjang gelombang 400 nm – 800 nm. Panjang gelombang terpendek dari cahaya tampak dimiliki oleh cahaya ungu. Artinya, cahaya ungu memiliki frekuensi dan energi terbesar dibandingkan warna lainnya. Sementara itu, panjang gelombang terpanjang dimiliki oleh cahaya merah.

5.      Sinar ultraviolet

Sinar ultraviolet atau biasa disingkat sinar UV merupakan spektrum gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi 1015 – 1016 Hz. Panjang gelombang sinar UV adalah 10 – 100 nm. Sinar UV dihasilkan oleh radiasi sinar Matahari.

6.      Sinar X

Sinar X merupakan spektrum gelombang elektromagnetik dengan frekuensi atau energi terbesar kedua setelah sinar gamma. Frekuensi sinar X berada di kisaran 1016 – 1020 Hz. Sinar ini ditemukan oleh Wilhelm Rontgen. Itulah mengapa sinar X juga biasa disebut sinar Rontgen. Sinar X dihasilkan oleh aktivitas elektron berkecepatan tinggi yang menumbuk logam. Tumbukan antara elektron dan logam disertai pelepasan energi dalam bentuk radiasi sinar X. Oleh karena energinya sangat besar, tak heran jika sinar X mampu menembus logam dan tulang manusia.

7.      Sinar gamma

Sinar gamma merupakan spektrum gelombang elektromagnetik dengan energi tertinggi. Hal itu dikarenakan sinar gamma memiliki frekuensi tertinggi di antara spektrum gelombang elektromagnetik lainnya, yaitu 1020 – 1025 Hz. Mengingat energi sinar gamma sangat besar, tak heran jika sinar ini bisa menembus logam beberapa sentimeter. Sinar gamma dihasilkan oleh aktivitas radioaktif atau atom-atom yang tidak stabil di reaksi inti.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koleksilmunya

 Fenomena Mengenai Tumbukan Apa yang akan terjadi jika mentos kita campurkan ke dalam sebotol coca-cola? saat ini sudah banyak video mengenai reaksi yang terjadi antara coca-cola dan mentos yaitu berupa semburan. Mengapa peristiwa itu bisa terjadi? Sebelum menjawab proses yang terjadi, kita harus mengetahui kandungan pada   cola   sebagai berikut : 1 .Air berkarbonasi di mana sekitar 90% nya adalah air. Bagian yang dikarbonasi adalah karbon dioksida yang dimurnikan, yang memberikan “gelembung” atau “desis” khas Coca-Cola. 2. Rasa manis Coca-Cola berasal dari gula. Coca-Cola Zero Sugar dan Coca-Cola Light tidak memiliki kandungan gula sama sekali 3. Warna karamel yang sangat spesifik dibuat khusus bagi Coca-Cola untuk memberikan warna minumannya yang khas. 3. Asam fosfat memberikan rasa tajam pada Coca-Cola 4.Kafein yang memberikan rasa sedikit pahit Mentos yang berbentuk padat dapat tenggelam dengan cepat sehingga dengan  ...

Osilasi pada Alat Shock Absorber

  Penerapan Osilasi Osilasi merupakan gerakan bolak balik suatu partikel disekitar titik setimbangnya. Sedangkan gerak osilasi adalah gerak bolak disekitar titik setimbangnya dengan kurun waktu tertentu dan menghasilkan energi, dan membutuhkan gaya pemulih untuk kemudian dapat kembali ke titik setimbangnya tanpa ada kelebihan energi. Osilasi sering disamakan dengan getaran, meskipun sebenarnya getaran adalah bentuk dari osilasi mekanis. Contoh penerapan osilasi yaitu pada alat shock absorber. Shock absorber adalah komponen berbentuk tabung, yang berfungsi untuk menyerap guncangan yang diciptajan oleh spring agar tidak terjadi efek rolling dan untuk meredam terjadinya oskilasi ketika kendaraan berjalan di permukaan jalan yang tidak rata sehingga akan menambah kenyamanan saat berkendara seta menambah kemampuan cengkram ban terhadap permukaan jalan. Shock absorber menyerap kejutan dari kondisi permukaan jalan yang tidak rata saat kendaraan berjalan maka pada kendaraa...
  Penerapan Fisika Molekuler dalam Bidang pangan Penerapan fisika molekuler dalam bidang pangan yaitu melalui rekayasa genetika. Rekayasa   genetika adalah teknik bioteknologi yang menggunakan proses transgenik atau pemindahan gen dari satu makhluk hidup ke maklhuk hidup lainnya. Rekayasa genetika ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas makhluk hidup agar lebih unggul dan memberi keuntungan untuk kehidupan terutama manusia. Penerapan rekayasa genetika salahsatunya yaitu pada pangan. Pangan adalah segala hal yang berasal dari hewan dan tumbuhan, baik yang tidak diolah maupun yang diolah yang bertujuan sebagai makanan atau minuman manusia. Hal yang perlu diperhatikan dalam bidang pangan meliputi bahan baku pangan, tambahan pangan dan cara pengolahan sehingga dapat menghasilka n pangan yang bergizi, yang kaya karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Seiring dengan perkembangan zaman, manusia melakukan berbagai modifikasi produk makanan. Bahkan sejak zaman dahulu...